PUISI CINTA

Aku terus bersembunyi di balik rasa sedih
Karena kehilangan dirimu
Aku selalu menangisi kepergianmu
Menyesal pada waktu itu
Aku anggap kamu dengan sebelah mata
Aku terlalu egois, selalu memikirkan perasaanku sendiri
Tanpa menyadari bahwa seseorang mencintaiku
Sekarang…
Aku mulai membukakan hatiku untukmu…

Tapi kini
Kamu telah tiada
Kamu sudah berpindah ke lain hati
Akankah aku dapat memelukmu ?
Akankah aku dapat memegang tanganmu ?
Aku kehilangan jalan
Aku buntu
Aku gundah
Kemana aku harus mencari seseorang yang bisa ada
Di saat aku butuh

Dan sekarang aku sangat menyesal
Walau kamu tak pernah tahu
Jika rasa ini akan pernah ada saat kamu belum mencintaiku
Ketahuilah…
Cinta ini terus ada untukmu
Sampai kapan pun

Maaf, aku tak bisa bersama denganmu
Maaf, aku tak bisa menjalani suatu ikatan denganmu
Maaf aku tak bisa

Sebenarnya, aku ingin denganmu…
Aku ingin bersamamu
Aku juga mencintaimu dengan sepenuh hati…
Tapi kenyataannya itu dulu…
Karena aku melihat kamu tak tahu betapa rasa cintaku kepadamu
Kamu selalu berpaling dariku
Tidak pernah berikir rasa sakit yang ada dalam hatiku…

Jadi…
Sekarang aku hanya bisa bersama orang lain, yang aku cintai
Yang lebih mencintaiku
Yang lebih mengerti diriku

Aku tahu kamu akan selalu ada di sisiku
Di saat aku membutuhkan seseorang
Selalu ada kamu di sampingku…
Aku tahu rasa cintamu kepadaku melebihi rasa cintamu pada orang lain
Aku tahu kamu begitu mengharapkanku
Agar aku bisa mencintaimu…

Tapi sungguh…
Dari hatiku yang terdalam
Aku tak dapat, tak bisa memberikan hatiku ini untuk dua orang…
Aku mau hatiku untukmu hanya sebagai sahabat, sebagai curahan hatiku
Aku tahu kamu itu sangat menghargaiku
Aku sangat berterima kasih kepadamu
Tetaplah seperti ini…
Tapi ubahlah dari kata CINTA sebagai orang KEKASIH
Menjadi CINTA sebagai seorang SAHABAT…

Sekuat apa pun…
Aku berusaha mengubah perasaanku
Sekuat apa pun…
Aku melakukan berbagai cara
Tuk melupakan rasa cinta ini
Tetap aku tak pernah bisa berhenti mencintaimu
Apakah kamu tahu
Bagaimana rasanya
Melihat orang yang telah cintai
Tapi dia memilih orang lain
Demikianlah hatiku
Hatiku hancur…
Sakit…
Perih…
Walaupun kamu menyakiti aku
Aku tetap mencintaimu
Tapi aku tak enak hati
Aku takut kamu akhirnya kecewa kepadaku
Aku tak mau hati yang kamu berikan kepadaku sia-sia
Aku tidak mau seperti itu

Kamu bisa mencari seorang wanita yang lebih baik daripada aku
Yang melebihi semuanya
Yang bisa mengerti kamu
Yang bisa mencintaimu sepenuh hati
Sama seperti apa yang kamu lakukan kepadaku

Percayalah…
Perjalanan citamu masih panjang, masih luas, masih membentang di depan sana…
Jadi carilah cintamu yang lain…
Jangan hanya jatuh di satu orang saja
Aku tak mungkin bisa membuatmu bahagia
Maafkan aku
Aku akan tetap menganggapmu sebagai seorang sahabat
Apakah memang begini akhirnya ?
Apakah aku tak bisa bersama dengan kamu ?
Tolong, berikan aku satu kesempatan
Tolong, agar aku memperbaiki semua kesalahanku di masa lalu…
Aku minta sekali ini saja kepadamu…

Apakah pintu hatimu telah tertutup untukku ?
Atau akan selalu tertutup untukku
Tidak akan terbuka untuk menyambut cintaku…
Apakah itu berlaku untuk selamanya ?

Sekarang, aku harus bersabar
Menunggu cintamu
Menunggu pintu hatimu terbuka untukku

Aku akui
Aku memang keras kepala
Sekali cinta aku akan tetap mencintaimu

Tapi apakah kamu tega melakukan hal ini kepadaku
Tidak adakah cara yang lebih baik
selain menganggap kamu sebagai sahabat
Aku tidak mau…
Aku selalu menganggapmu melebihi sebagai seorang sahabat

Kepalaku serasa mau pecah…
Aku bingung…
Aku ingin berteriak sekeras mungkin…
Kepada akhirnya seperti ini…
Dengar…
Cinta itu tulus…
Cinta tidak pernah memaksa kehendak
Jadi jangan kamu lakukan hal itu…
Jika kamu tetap tidak mau menganggapku sebagai sahabat
Baiklah…
Aku mengerti
Aku mengerti perasaanmu
Tapi sekali lagi…
Maaf…
Sampai jumpa…
Ket:
Warna Hitam oleh Si Pria
Warna Ungu oleh Si Wanita
0 Responses

My Plurk

My Fav Song, Please Listen...