The Meaning of WONDERFUL CHRISTMAS



Hari ini tanggal 25 Desember 2010, diadakan Kebaktian Natal 2010 di gerejaku. Kebetulan Firman Tuhan yang disampaikan membuat hatiku tergerak untuk share sama kalian. Mungkin ada orang-orang yang berpikiran setiap Natal itu sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada yang berbeda. Tapi apakah kalian menyadari, ada berbagai hal yang kita lewati dan apa yang kita lewati menurut kita "tidak bisa" tapi pada akhirnya kita bisa melewati semuanya. Itu berkat siapa? Tuhan. Apakah kalian juga tidak menyadari ada beberapa perubahan yang terjadi dalam hidup kita, dari yang "tidak baik" menjadi "baik". Itu juga berkat siapa? Tuhan. Tanpa kita sadari, setiap perbuatan kita, setiap langkah kita, setiap perkataan kita, Tuhan bekerja di dalamnya, Tuhan membantu kita menjalani hari demi hari.

Yang dibahas dalam Firman Tuhan kali ini adalah Ketakutan. Kita pasti merasa ketakutan terhadap sesuatu bukan. Secara fisik, seperti kita takut pada suatu benda, hewan, tumbuhan, atau pada suatu keadaan tertentu. Lalu dalam kehidupan Kristen, apakah yang menjadi ketakutan? Yang pertama adalah takut pada kekurangan. Kedua, takut pada masa depan. Yang terakhir adalah takut tersesat secara rohani. Takut secara rohani di sini adalah mereka yang mana salah mengambil jalan dan menuju pada kebinasaan. Kalian tahu jika Iblis datang ke dunia untuk mencuri, membunuh dan membinasakan kita manusia tetapi Tuhan Yesus, Tuhan datang ke dunia untuk memberikan kita hidup yang kekal. Jadi kita tidak perlu takut lagi terhadap apa pun karena HARI INI telah lahir Yesus Kristus Sang Juru Selamat ke dunia.


Yang perlu kita tahu juga, Natal menghilangkan ketakutan, ketakutan dalam diri kita. Bisa kita tahu, essensi dari Natal yaitu SUKACITA BESAR dan SORAK SORAI. Nah, kalau kita hidup dalam ketakutan bagaimana kita bisa merasakan sukacita dari Natal. Dalam Wonderful Christmas kita harus menyadari beberapa hal yaitu keselamatan yang Tuhan berikan, Natal juga memberi kemerdekaan bagi diri kita dan Natal memberikan kehidupan yang berkecukupan.

Jadi yang menjadi renungan kita hari ini, Apakah yang sudah kita lakukan untuk Natal kali ini? Sudahkah kita benar-benar menerima Yesus sebagai Juru Selamat pribadi? Hanya diri kita sendiri yang mampu menjawabnya.




"SELAMAT HARI NATAL..."

Karina Aprillia
0 Responses

My Plurk

My Fav Song, Please Listen...